Showing posts with label Ibu Anak. Show all posts
Showing posts with label Ibu Anak. Show all posts

Cara Mengatasinya Anak yang Suka Ngompol

Monday, September 3, 2012

Cara Mengatasinya Anak yang Suka Ngompol - Mungki anak atau keponakan anda masih suka ngompol ?... Pada usia lima tahun, anak seharusnya sudah bisa mengatur panggilan alaminya untuk ke toilet. Andai ia masih kesulitan dengan urusan buang air kecil, segeralah beri bantuan. Jika tidak diatasi, bukan cuma pengasuh yang akan kerepotan, anak juga bisa merasakan dampak negatif dari ketidakmampuannya mengontrol desakan untuk pipis.
Cara Mengatasinya Anak yang Suka Ngompol
Cara Mengatasinya Anak yang Suka Ngompol
Sudah tahu Cara Mengatasinya Anak yang Suka Ngompol ?... Psikolog Sani B Hermawan menjelaskan, idealnya setelah usia lima tahun anak harus berhenti mengompol. Sebab, pada usia lebih dari 18 bulan saja anak sudah mulai bisa diajak untuk beralih dari popok ke toilet. Ketika itu, otot-otot kandung kemihnya sudah lebih matang.

Pada usia tersebut, anak umumnya juga bisa memahami perintah sederhana. Dia pun mampu menahan kemih selama dua sampai tiga jam. Amati saja siklus pipisnya. Sediakan potty chair yang nyaman dan menarik. Lalu, dengan cara yang menyenangkan, ajak anak berkemih.

Cara Mengatasinya Anak yang Suka Ngompol

Bagaimana dengan anak yang lebih besar namun masih suka mengompol? ”Penyebabnya beragam, termasuk pola asuh orang tua yang salah dan orang tua tidak konsisten,” paparnya.

Selain itu, anak tidak menjalankan konsekuensi atau hukuman yang diberikan orang tua ketika ia mengompol. “Ini karena anak malas, tidak mau mematuhi peraturan,” tambahnya. Tak hanya itu, anak yang terlalu capai pada siang hari juga bisa memicu ia mengompol pada malam harinya. “Ini karena aktivitasnya memacu gerakan peristaltiknya,” ujarnya.

Penyebab lain, bisa karena anak terlalu banyak mengonsumsi soda. Tetapi, anak mengompol, menurut Sani, juga bisa karena ada kelainan organ dalam anak. “Coba amati mana penyebab yang paling sesuai dengan kondisi anak dan berikan bantuan yang tepat.”

Bagaimana anak yang suka mengompol pada siang hari? Anak membasahi celananya pada siang hari biasanya karena ia menahan pipis. Kemungkinan besar dia malas, takut, atau sedang asyik bermain. Konsistensi peng asuh dibutuhkan agar anak tidak melulu mengandalkan popok.

Lalu, bagaimana cara mengatasi anak yang masih suka mengompol? Kebiasaan mengompol pada anak bukanlah hal yang mudah. Diperlukan peran yang kuat dari orang tua dan anak itu sendiri. “Untuk mengatasi anak agar tidak mengompol perlu dilakukan toilet training,” kata Sani.

Toilet training adalah cara anak untuk mengontrol kebiasaan buang air kecil. Proses ini membutuhkan waktu, pengertian, dan kesabaran. Yang paling penting diingat adalah orang tua tidak bisa mengharapkan dengan cepat si anak langsung bisa menggunakan toilet. “Tetapi, pada usia lima tahun, training ini harus sudah berhasil dilakukan,” ucap Sani.

Kalau tidak berhasil, anak akan alami gangguan psikologis. Anak menjadi tidak percaya diri menyusul celana basahnya. “Itu sebabnya kemampuan berkemih di toilet dianggap sebagai pencapaian besar bagi anak,” ujar Sani.

Toilet training:

  1. Sebelum tidur ajak anak buang air kecil terlebih dahulu
  2. Bangunkan anak setelah tidur pada malam hari untuk buang air kecil. Jika jam tidur anak delapan jam, bangunkan anak 4 jam setelah tidur
  3. Kurangi minum soda. Soda mengandung bahan perangsang metabolisme yang memicu anak berkemih.
  4. Perbanyak minum air putih
  5. Berikan konsekuensi pada anak yang suka mengompol. Ajak anak mencuci bekas ompol, angkat seprai, dan celana bekas ompol. Harus ada kesadaran bahwa ada konsekuensi kalau anak mengompol.
  6. Gunakan alarm anti mengompol. Misalnya, pada jam tertentu ajarkan anak buang air di kamar mandi. Untuk anak yang agak besar akan mengerti, tetapi untuk anak yang kecil tentu sangat menantang. Mereka harus selalu diingatkan.
  7. Orang tua harus mau capai mengingatkan anaknya untuk buang air kecil di kamar mandi setiap satu jam atau satu jam setengah pada siang hari. Pada malam hari, orang tua harus rajin bangun untuk mengingatkan anak buang air kecil. Ini akan membuat anak tidak malas buang air kecil.
  8. Orang tua juga harus peka, pantau anak yang sudah mulai gelisah ketika hendak buang air kecil. Saat itu segera bawa anak ke kamar mandi.
  9. Harus ada kerja sama dan bagi tugas antara suami dan istri.
  10. Jangan berikan popok yang seakan membiarkan anak buang air kecil di kasur atau di celana.
Demikianlah informasi yang berjudul "Cara Mengatasinya Anak yang Suka Ngompol" dari HR Detik yang semoga bermanfaat buat kita semua.

Cara Menghindari Bayi Lahir Cacat

Wednesday, August 8, 2012

Cara Menghindari Bayi Lahir Cacat - Semua ibu parti berusaha agar  tidak terjadi bayi lahir cacat. Oleh karena itulah saat hamil, para ibu harus menjaga pola makan dengan baik. Pasalnya, makanan yang diasup memengaruhi perkembangan janin dalam kandungan.
Cara Menghindari Bayi Lahir Cacat

Cara Menghindari Bayi Lahir Cacat

Sudah tahu cara menghindari bayi lahir cacat ?.. Kehamilan adalah masa paling penting dalam kehidupan wanita. Menjaga kesehatan kandungan juga tugas yang cukup berat. Apa yang para ibu konsumsi juga akan berpengaruh pada bayi dalam kandungannya. Asupan nutrisi yang baik, tentu akan membuat keduanya ada dalam kondisi prima.

Agar tetap cantik setelah masa kehamilan dan melahirkan nantik, Anda juga perlu menyimak ulasan manfaat cokelat untuk menjaga kesehatan dan kecantikan.

Cara Menghindari Bayi Lahir Cacat

Untuk menghindari bayi lahir cacat, tentu para ibu akan mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan, juga makanan pendamping lain yang bernutrisi. Berikut Healthcenter merilis bahan makanan yang baik bagi para ibu hamil.

Ubi jalar kaya akan vitamin C dan A (dari nabati cartenoids), folat, dan serat. Vitamin C dan A akan membantu membentuk tulang bayi Anda, kulit, mata, dan tulang rawan.

Telur dikemas dengan satu ton vitamin dan protein berkualitas yang penting untuk ibu dan bayi. Selain protein, telur juga merupakan sumber kolin yang mendukung pertumbuhan dan kesehatan otak pada bayi Anda.

Tidak hanya lezat, yogurt juga merupakan sumber protein dan kalsium. Sayangnya, wanita biasanya tidak mendapatkan cukup kalsium untuk mempertahankan kesehatan tulang dan gigi mereka sendiri. Jadi, penting untuk benar-benar menjaga asupan kalsium saat hamil agar tidak menguras kalsium pada tulang Anda.

Ikan juga merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik bagi pertumbuhan bayi. Namun, banyaknya isu merkuri dalam ikan, banyak ibu hamil jadi berhenti mengonsumsi ikan. Anda bisa mengonsumsi sekira 12 ons ikan salmon setiap pekan agar tidak menelan terlalu banyak merkuri yang berbahaya bagi syaraf anak.

Kacang merupakan sumber protein yang baik, tetapi yang lebih penting mereka merupakan sumber serat yang baik. Saluran usus Anda akan melambat selama sembilan bulan, serangan konstipasi dapat terjadi, dan jadi penting untuk memiliki serat dalam tubuh Anda sehingga bisa tetap bisa bergerak aktif.

Sayuran berdaun hijau punya asam folat yang dibutuhkan tubuh. Vitamin B ini digunakan untuk memproduksi darah ekstra bagi Anda dan kebutuhan bayi, juga membantu beberapa fungsi enzim.

Air sangat penting untuk menjaga volume darah, pembuatan sel, dan akan membantu ibu meminimalkan pembengkakan dan sembelit. Cobalah untuk minum setidaknya delapan gelas sehari.

Demikianlah informasi penting seputar ibu dan kehamilan yang berjudul "Cara Menghindari Bayi Lahir Cacat" dari HR Detik yang semoga bermanfaat buat kita semua.
 
© Copyright 2010-2011 HRdetik All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.